header-int

UPAYAPELESTARIAN BAHASA DAERAH

Selasa, 12 Des 2017, 10:35:06 WIB - 305 View
Share
UPAYAPELESTARIAN BAHASA DAERAH

Diskusi Panel dibuka oleh Ketua Perkumpulan Badan Pendidikan Karya Bangsa, Dr.Drs. Y.A.T. Lukman Riberu, M.Si. Bertindak sebagai panelis Prof. James T. Collins, Drs. Rafael Suban Beding, M.Si (Ketua STKIPPK Sintang) dan Dr. Herpanus, SP.,MA (Kepala Bagian LBBK).

 Dr. Herpanus, SP.,MA memaparkan salah satu strategi untuk melestarikan bahasa daerah adalah dengan meningkatkan (imej)bahasa daerah dimata penutur. Para penutur secara tidak langsung pasti menggunakan dalam kehidupan sehari-hari. Ini berkaitan dengan sikap, komitmen untuk tetap terus menggunakan bahasa daerah, sikap dan komitmen inilah yang harus dipastikan untuk dirubah agar tidak malu dan mau menggunakan bahasa daerah.

Upaya lainnya yang dilakukan LBBK dan University Kebangsaan Malaysia yang didanai oleh Toyota Foundation yakni dengan melakukan sebuah kerjasama terkait dengan projek bertajuk : "Sikap Terhadap Pemilihan Bahasa dan Etnisitas Keterpisahan Antargenerasi Dan Penyatuannya Kembali". Dalam projek ini dilakukan dengan membuat kaos yang bertuliskan bahasa daerah serta menggelar lomba-lomba berbahasa daerah dan mengaitkan bahasa daerah dengan teknologi (membuat video tutorial dengan menggunakan bahasa daerah). Tim yang didanai oleh Toyota Foundation telah membuat sebuah media ajar bahasa daerah untuk PAUD, diantaranya buku mewarnai.  

Prof. James T. Collins ahli linguistik dari University Kebangsaan Malaysia mengatakan untuk melestarikan bahasa daerah memang harus punya rencana yang matang dan jitu, secara bertahap fokus dan modern. Saat ini projek yang dikembangkan sudah mengolah materi bahasa daerah untuk PAUD, karena dalam melestarikan bahasa daerah perlu peran dari institusi pendidikan seperti STKIP Persada Khatulistiwa Sintang dan Pemerintahan Daerah, hal ini sangat perlu dalam mengambil sebuah peran dengan memasukan bahasa daerah dalam bahan ajar mulai dari usia dini. Peran Keluarga juga merupakan hal yang tidak lepas dalam pelestarian bahasa daerah karena lingkunganpun sangat berpengaruh hal itu terjadi.

Diskusi Panel "Menilai Strategi Pelestarian Bahasa Daerah" merupakan tidaklanjut dari kerjasama antara LBBK STKIP Persada Khatulistiwa Sintang dan Uni. Kebangsaan Malaysia, Uni. Teknologi Mara, IAIN Ambon, dan STKIP Gotong Royong melalui projek bertajuk Sikap Terhadap Pemilihan Bahasa dan Etnisitas Keterpisahan Antargenerasi dan Penyatuannya Kembali yang didanai oleh Toyota Foundation. Berkaitan dengan bahasa daerah bahwa Indonesia sangat kaya, sekisar 700 bahasa daerah 11 diantaranya dinyatakan punah. Menurut UNESCO ketika bahasa punak dunia kehilangan warisan yang sangat berharga. Menurut Ketua STKIP Persada Khatulistiwa di Kalimantan Barat para penutur mulai berkurang diantaranya bahasa Dayak Bukat, Dayak Tengon dan Dayak Taman, dengan kegiatan ini beliau berharap dan menekankan pentingnya pelestarian bahasa daerah sejak dini.

Unidha

STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Email : stkippersada@gmail.com
Phone : (0565) 2022386, 2022387
© 2018 UPT. Teknologi Informasi & Komunikasi. STKIP Persada Khatulistiwa Sintang: Facebook Twitter Linked Youtube